Langsung ke konten utama

๐Ÿ’ก Ketika Lampu Mati


๐ŸŒ http://www.salamdakwah.com/artikel/3513-ketika-lampu-mati

Pernahkah anda merasakan lampu mati di rumah anda?


Gelap gulita, menakutkan dan menyengsarakan...

Bisa saja kita tersandung atau kejedot tembok...

Saat itu, kita begitu sangat membutuhkan ada secercah cahaya yg bersinar, baik dgn lilin, senter, hp atau keluar melihat cahaya rembulan, sambil menunggu lampu listrik menyala....

Iya bukan?

Begitulah perumpamaan hidup ini jika kita dalam kejahilan tanpa sinar agama, terombang ambing dalam kebingungan, tersesat jalan dan gampang ditipu orang...

Kita sangat membutuhkan nur (cahaya) yg menyinari kegelapan kita yaitu lentera ilmu Al Quran dan Sunnah dalam perjalanan menuju surga.

Itulah kenapa, Islam sangat menekankan kita memburu ilmu, bahkan surat pertama yg turun adalah Iqro' pertanda urgensi ilmu.

Kejarlah, burulah, dan dekaplah selalu cahaya itu dalam hidupmu agar hidupmu selalu bercahaya....

Jadi, lampu mati mengingatkan kita betapa pentingnya cahaya ilmu agama dan betapa seramnya hidup dalam kegelapan dunia, kegelapan alam kubur dan kegelapan neraka.

Ya Allah, berikanlah cahaya dalam hati kami....


☕ Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya ☕
Barakallah fikum.


✒ Ditulis oleh Al-Ustaz Abu Ubaidah Yusuf ibn Mukhtar as-Sidawi แธฅafiแบ“ahullฤh. ✍

▪┈┈◈❂◉❖ ❁ ❖◉❂◈┈┈▪

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

NU, JIL, dan Syiah: Menimbang Arah Pemikiran Islam Kontemporer

 NU, JIL, dan Syiah: Menimbang Arah Pemikiran Islam Kontemporer ๐Ÿ“Œ Oleh: Seorang pengamat awam yang peduli pada warisan Ahlus Sunnah wal Jama’ah Belakangan ini, banyak umat Islam yang mulai mempertanyakan arah gerak pemikiran dalam tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia: Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini tak lepas dari sejumlah tokoh berpengaruh yang kini berada dalam lingkaran kepemimpinan, seperti Gus Yahya Cholil Staquf dan Gus Ulil Abshar Abdalla, yang dinilai memiliki kecenderungan pemikiran liberal. ✍️ Dari Pesantren ke Diskursus Filsafat? NU sejak awal berdiri berdasar pada prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah, berpijak pada mazhab fiqh empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali), akidah Asy’ariyah dan Maturidiyah, serta tasawuf al-Ghazali. Tradisi pesantrennya kuat dan berakar dalam kultur masyarakat. Namun kini, sebagian pengamat menyaksikan adanya pembukaan wacana yang lebih rasional, kontekstual, bahkan mendekati liberal—terutama dari tokoh-tokoh intelektual NU seperti Gus Ul...

MATERI GRUPISLAMSUNNAH.COM

Notifications Mark all as read Abdul Rahman Profile Ubah Password Logout audio Audio ke-85: Pembahasan Meminta Perlindungan kepada Allah dalam Shalat ketika Konsentrasi Terganggu Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A. Kitab Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya seakan-akan anda melihat-Nya Play Pause Download Audio ke-84: Pembahasan Mengoreksi Bacaan Imam ketika Salah dalam Membacanya Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A. Kitab Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya seakan-akan anda melihat-Nya Play Pause Download Audio ke-83: Pembahasan Membaca Al-Qur'an dengan Tartil dan Memperbagus Suara ketika Membacanya Bag 05 Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A. Kitab Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya seakan-akan anda melihat-Nya Play Pause Download ...

Wudhu Adalah Sebagian Dari Iman

  Wudhu Adalah Sebagian Dari Iman ุนَู†ْ ุฃَุจِูŠ ู…َุงู„ِูƒٍ ุงู„ْุฃَุดْุนَุฑِูŠِّ ุฃَู†َّ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู‚َุงู„َ ุฅِุณْุจَุงุบُ ุงู„ْูˆُุถُูˆุกِ ุดَุทْุฑُ ุงู„ْุฅِูŠู…َุงู†ِ ูˆَุงู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ِู„َّู‡ِ ู…ِู„ْุกُ ุงู„ْู…ِูŠุฒَุงู†ِ ูˆَุงู„ุชَّุณْุจِูŠุญُ ูˆَุงู„ุชَّูƒْุจِูŠุฑُ ู…ِู„ْุกُ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูˆَุงู„ุตَّู„َุงุฉُ ู†ُูˆุฑٌ ูˆَุงู„ุฒَّูƒَุงุฉُ ุจُุฑْู‡َุงู†ٌ ูˆَุงู„ุตَّุจْุฑُ ุถِูŠَุงุกٌ ูˆَุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ُ ุญُุฌَّุฉٌ ู„َูƒَ ุฃَูˆْ ุนَู„َูŠْูƒَ ูƒُู„ُّ ุงู„ู†َّุงุณِ ูŠَุบْุฏُูˆ ูَุจَุงุฆِุนٌ ู†َูْุณَู‡ُ ูَู…ُุนْุชِู‚ُู‡َุง ุฃَูˆْ ู…ُูˆุจِู‚ُู‡َุง 229-281. Dari Abu Malik Al Asy'ari, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Menyempurnakan wudhu adalah sebagian dari iman, 'Alhamdulillah' adalah memenuhi timbangan, tasbih dan takbir memenuhi langit dan bumi, shalat adalah cahaya, zakat adalah (sebagai) bukti, sabar adalah sinar, sedangkan Al Qur'an adalah hujjah yang menolong atau menjerumuskan kamu. Setiap orang berusaha di pagi hari, lalu dia menjual dirinya, maka (kelak) ia akan menjadi selamat atau juga menjadi binasa. " Shahih: Takhrij Musykila Al Faqr (59). Muslim. page 5...