Langsung ke konten utama

Makruh Memegang Kemaluan Dan Cebok Dengan Tangan Kanan

 

Makruh Memegang Kemaluan Dan Cebok Dengan Tangan Kanan


حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي قَتَادَةَ أَخْبَرَنِي أَبِي أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا بَالَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَلَا يَسْتَنْجِ بِيَمِينِهِ

254-314. Dari Abu Qatadah, bahwa dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian kencing, maka janganlah ia memegang kemaluannya (dzakarnya) dengan tangan kanannya, dan janganlah dia cebok (beristinja) dengan tangan kanannya." Shahih: Shahih Abu Daud (23). Muttafaq alaih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NU, JIL, dan Syiah: Menimbang Arah Pemikiran Islam Kontemporer

 NU, JIL, dan Syiah: Menimbang Arah Pemikiran Islam Kontemporer 📌 Oleh: Seorang pengamat awam yang peduli pada warisan Ahlus Sunnah wal Jama’ah Belakangan ini, banyak umat Islam yang mulai mempertanyakan arah gerak pemikiran dalam tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia: Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini tak lepas dari sejumlah tokoh berpengaruh yang kini berada dalam lingkaran kepemimpinan, seperti Gus Yahya Cholil Staquf dan Gus Ulil Abshar Abdalla, yang dinilai memiliki kecenderungan pemikiran liberal. ✍️ Dari Pesantren ke Diskursus Filsafat? NU sejak awal berdiri berdasar pada prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah, berpijak pada mazhab fiqh empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali), akidah Asy’ariyah dan Maturidiyah, serta tasawuf al-Ghazali. Tradisi pesantrennya kuat dan berakar dalam kultur masyarakat. Namun kini, sebagian pengamat menyaksikan adanya pembukaan wacana yang lebih rasional, kontekstual, bahkan mendekati liberal—terutama dari tokoh-tokoh intelektual NU seperti Gus Ul...

MATERI GRUPISLAMSUNNAH.COM

Notifications Mark all as read Abdul Rahman Profile Ubah Password Logout audio Audio ke-85: Pembahasan Meminta Perlindungan kepada Allah dalam Shalat ketika Konsentrasi Terganggu Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A. Kitab Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya seakan-akan anda melihat-Nya Play Pause Download Audio ke-84: Pembahasan Mengoreksi Bacaan Imam ketika Salah dalam Membacanya Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A. Kitab Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya seakan-akan anda melihat-Nya Play Pause Download Audio ke-83: Pembahasan Membaca Al-Qur'an dengan Tartil dan Memperbagus Suara ketika Membacanya Bag 05 Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, M.A. Kitab Sifat Shalat Nabi mulai dari Takbir sampai Salamnya seakan-akan anda melihat-Nya Play Pause Download ...

Wudhu Adalah Sebagian Dari Iman

  Wudhu Adalah Sebagian Dari Iman عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ شَطْرُ الْإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ مِلْءُ الْمِيزَانِ وَالتَّسْبِيحُ وَالتَّكْبِيرُ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالصَّلَاةُ نُورٌ وَالزَّكَاةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَائِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوبِقُهَا 229-281. Dari Abu Malik Al Asy'ari, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Menyempurnakan wudhu adalah sebagian dari iman, 'Alhamdulillah' adalah memenuhi timbangan, tasbih dan takbir memenuhi langit dan bumi, shalat adalah cahaya, zakat adalah (sebagai) bukti, sabar adalah sinar, sedangkan Al Qur'an adalah hujjah yang menolong atau menjerumuskan kamu. Setiap orang berusaha di pagi hari, lalu dia menjual dirinya, maka (kelak) ia akan menjadi selamat atau juga menjadi binasa. " Shahih: Takhrij Musykila Al Faqr (59). Muslim. page 5...